
Resume Pertemuan 5 Gelombang 26
Dedi Supriyadi, S.Pd.
Materi : Gairah Menulia Puisi
Narasumber : Dra. E. Hasanah, M. Pd
Moderator : Dail Ma'ruf
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Masa Depan Anak-Anaku
Pagi yang cerah diiringi semilir angin yang menyejukan
Sang mentari menampakkan sinarnya di kejauhan
kicauan burung
yang menyapa menenangkan jiwa
Detik demi
detik yang berbunyi berkicauan
Membangunkanku
untuk menggapai cita
Tas yang berisi buku-buku yang memandangku
Seolah tak rela
menenggelamkanku dalam angan
Kutatap mentari
yang bersinar terang di hadapanku
Aku siap demi
masa depan anak-anaku
tercinta
Semangat yang
membara membangkitkan
jiwa dan raga
Terdengar Lonceng sekolah yang memanggilku
Pertana awal untuk mentransfer ilmu
Berbagi ilmu ialah candu bagiku
Menambah
kecerdasanmu
menjadi
jembatan bagi anak-anaku
Akan cita-cita yang ingin di capainya
Dedi Supriyadi
Garut Jawa Barat
27 Mei 2022
Pertemuan
hari ini dipandu narasumber yaitu Ibu Dra. E. Hasanah, M. Pd. Bersama moderator
yang komunikatif Bapak Dail Ma'ruf. Berikut saya
tampilkan Profil dari narasumber pada pertemuan ke lima hari ini yaitu Ibu Dra. E. Hasanah, M.
Pd, beliau seorang ibu dari 3 anak yang lahir di Kota
Sukabumi, tanggal 10 Agustus 1967. Beliau mengenyam pendidikan di
beberapa kota, yaitu Sukabumi, Bogor, dan Bandung. Pendidikan terakhir beliau
adalah Pascasarjana program studi Manajemen Pendidikan dan Administrasi
Pendidikan. Sekarang beliau sedang menyelesaikan Pascasarjana (S3) Ilmu
Pendidikan. Subhanallah, saya salut dengan semangat beliau dalam menuntut ilmu.
Life long education benar-benar diamalkan oleh beliau.
Alhamdulillah Narasumber hari ini tak
kalah prestasinya dengan narasumber pada pertemuan-pertemuan
sebelumnya. Pengelola kursus berprestasi, pengawas berprestasi, penerima anugerah guru dan GTK Kemenag
berprestasi dan masih banyak lagi prestasi-prestasi yang beliau
raih, Karya-karya
dari beliau pun sungguh sangat menginspirasi khusus bagi saya dan umum bagi kita semua, karya yang beliau hasilkan seperti
buku solo,
dan antologi.
Narasumber pada hari ini juga adalah merupakan alumni belajar menulis. Beliau alumni gelombang 18. Banyak karya yang beliau hasilkan
Narasumber
menjelaskan rahasia nya adalah mengikuti komunitas literasi, salah satunya
komunitas belajar menulis. beliau mengungkapkan bahwa kita harus mempunyai
"Gairah Belajar Menulis dan Gairah Menulis". Apa itu Gairah Menulis? Untuk menjawab pertanyaan itu, berikut saya tuliskan materi yang telah
narasumber sampaikan pada kesempatan hari ini.
1. Pengertian Gairah Menulis
Gairah
menulis adalah terdiri dari 2 kalimat yaitu Gairah
dan menulis dimana beliau menyampaikan bahwa Gairah adalah keinginan (Hasrat,
Keberanian) yang kuat, bersemangat. Sementara Menulis adalah aktifitas
mengungkapkan gagasan melalui media Bahasa atau menulis juga melahirkan pikiran
atau perasaan lewat Bahasa
2. Pengertian Puisi Menurut KBBI
1)
Puisi adalah ragam sastra
yang bahasanya terkait oleh irama, matra serta penyusunan larik dan bait.
2) Puisi adalah gubahan dalam Bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata
secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan
membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi irama dan makna khusus.
3) Puisi adalah sajak
3. Pengertian Puisi
1)
Puisi Bebas adalah puisi
yang tidak terikat oleh rima dan matra dan tidak terikat oleh jumlah larik
dalam setiap bait, jumlah suku kata dalam setiap larik
2) Puisi Dramatik adalah puisi yang memiliki persyaratan dramatic yang
menekankan tikaian emosional atau situasi yang tegang
3) Puisi lama adalah puisi yang belum dipengaruhi oleh puisi barat, seperti
pantun, gurindam, syair, matra dan bidal
4) Puisi mbeling adalah sajak ringan yang tujuannya membebaskan rasa
tertekan, gelisah dan tegang
Adapun puisi menurut H.B. Jassin adalah Suatu karya sastra yang
diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran serta tanggapan
terhadap suatu hal atau kejadian tertentu.
4. Struktur Fisik Puisi (Unsur wujud)
1)
Bentuk Puisi adalah berbentuk
baris dan bait
2) Diksi adalah pemilihan kata indah dan memiliki kekuatan makna
3) Majas adalah Bahasa kiasan untuk mengungkapkan isi hati penyair
4) Rima adalah persamaan bunyi di baris/akhir baris untuk memunculkan
keindahan bunyi.
5. Jenis Puisi
1) Puisi Lama
Adalah puisi yang masih terikat oleh aturan-aturan yaitu jumlah kata
dalam 1 baris, jumlah baris dalam 1 bait, persajakan (rima), banyak suku kata
di tiap baris.
Ø Ciri-ciri puisi lama
·
Tidak diketahui nama
pengarangnya
·
Penyampaian dari mulut ke
mulut yang merupakan sastra lama
·
Sangat terikat akan aturan
misalnya jumlah baris di tiap bait.
Ø Jenis -jenis puisi lama
·
Matra yaitu ucapan-ucapan
yang dianggap memiliki kekuatan gaib
Contoh mantra untuk mengobati orang dari makhluk halus
Sihir lontar pinang lontar
Terletak diujung bumi
Setan buta jembalang buta
Aku sapa tidak berbunyi
·
Pantun adalah puisi yang
bercirikan bersajak a-b-a-b, setiap bait terdiri dari 4 baris, dan tiap baris
terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran sedangkan 2 baris
berikutnya sebagai isi.
Contoh : Pantun Nasihat
Sungguh elok emas
permata
Lagi elok intan baiduri
Sungguh elok budi Bahasa
Jika dihias akhlak
terpuji
·
Seloka adalah pantun yang
berkait atau berantai
Contoh
Sudah bertemu kasih saying
Duduk terkurung malam dan siang
Hingga setapak tiada renggang
Tulang sendi habis terguncang
·
Talibun yaitu pantun genap
yang setiap barisnya terdiri dari enam hingga sepuluh baris, dan tiap bait
dibagi menjadi sampiran dan isi
Contoh
Anak orang dipandang taraf
Pergi berjalan kekebun bunga
Hendak ke pakan hari tiap senja
Disana sirih kami kerekap
Meskipun daunnya berupa
Namun rasanya berlain juga
2) Puisi Baru
Adalah puisi yang tidak terikat oleh aturan yang mana bentuknya lebih besar
dari pada puisi lama dalam segi jumlah baris, suku kata maupun rima.
Ø Ciri-ciri puisi baru
·
Memiliki bentuk yang rapi
dan simetris (sama)
·
Persajakan akhir yang
teratur
·
Menggunakan pola sajak
pantun dan syair walaupun dengan pola yang lain
·
Sebagian besar puisi empat
seuntai (baris)
Ø Jenis-jenis puisi baru
·
Balada yaitu berisikan
kisah/cerita
·
Himne adalah puisi pujaan
untuk menghormati Tuhan, seorang pahlawan, atau tanah air
·
Ode adalah puisi sanjungan
untuk orang yang berjasa, nada dan gayanya sangat resmi bersifat menyanjung terhadap
pribadi tertentu
·
Epigram yaitu puisi yang
berisi tuntunan/ajaran hidup
·
Romansa adalah puisi yang
berisi luapan cinta kasih
·
Elegi adalah puisi yang
berisi ratap tangis/kesedihan
·
Satrie yaitu puisi yang
berisi sindiran/kritik
Demikinalah hasil resume pertemuan kelima saya sampaikan semoga
bermanfaat. Terima kasih banyak untuk ibu narasumber dan
bapak moderator atas ilmunya.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Resume nya menarik dan komunikatif... Semangat 🙏🙏🙏
BalasHapusLengkap sekali resumenya pak. Tambahan puisi diawal yang cukup epik
BalasHapus👍
BalasHapus